Pak POENG – R. Bambang Poerwadi Effendi Soebagjo

Pak POENG – R. Bambang Poerwadi Effendi Soebagjo

Oleh : Dwi Kuntjoro GP (Gagan)

Dilahirkan sebagai putra kedua dari dua bersaudara di Kedungjati, Kabupaten Grobogan, pada tanggal 30 Desember 1930. Berbekal pendidikan terakhir SKMA (Sekolah Kehutanan Menengah Atas) di Bogor, bekerja di Perhutani sebagai Ajun Administratur Perhutani Pekalongan Barat sampai akhir hayatnya.

Bertemu dengan Ibu Siti Roewijah pertama kali di kediaman Bapak Toemijan, Semarang. Pak Poeng adalah salah satu keponakan Bapak Toemijan, sedangkan Ibu Siti Roewijah merupakan saudara (adik sepupu) dari Ibu Toemijan.

Menikah pada tahun 1960, mereka dikaruniai dua orang putra dan dua orang putri yang semuanya berbeda tempat kelahirannya. Karena masih ada hubungan keluarga dari Bapak dan Ibu Toemijan, putra-putri mereka memanggil dengan sebutan berbeda; Mbah untuk Bapak Toemijan dan Bude untuk Ibu Toemijan.

Pak Poeng memiliki banyak bakat dalam seni. Penguasaan beberapa alat musik, mencipta lagu dan menyanyi menjadi modal utamanya untuk memimpin satu group orkes keroncong. Kemampuannya menggambar dan menulis cantik juga tidak kurang bagusnya. Sayang, bakat itu belum sempat diwariskan ke putra- putrinya.

Kecelakaan kendaraan dalam perjalanan dinas telah merenggutnya diusia muda (38 tahun). Jeep Willys yang ditumpanginya bersama keluarga seorang anggota staf kantornya (3 orang) bertabrakan dengan sebuah bis DAMRI yang tidak terkendali karena blong remnya. Meninggal di rumah sakit Pemalang pada tanggal 11 Oktober 1968 dan dimakamkan di makam keluarga Kartosemitan di Bergota, Semarang.

Leave a Reply